Journal: February 2008 Archives
I have made a big decision to move. Now is the time to take responsibillity on my own. Even Istill don't know where to go, but I already talk to my friends that I want to move and live separetely. Besides that, my moms always ask to live with me couple days or weeks.
I hope I got new place as soon as possible. So I can live along day without any responsibillity to other, and take my own responsibillity. And sorry to my friends about my decision and sin I made with or without I realize it. Last word am gone say is take care.
Mungkin gue agak kuno atau bahkan mungkin ketinggalan jaman. Orang-orang sudah pada puas make adsense dan gue baru mulai menaruh google adsense di website gue. Memang itu ide pemasangan muncul ketika teman kantor gue yang bernama asep bilang: "Gak usah ngotot ngarep besar-besar untuk adsense, anggap aja tabungan hari tua, jadi ga usah maksain diri untuk ngejar pointnya." Nah kata-kata dia yang gue ambil itu ya itung-itung naro adsense berhadiah aja lah :P. Jadi buat para pengunjung, jangan lupa klik adsense yang ada di samping yah. Searchnya juga silahkan di pakai sepuas mungkin.

Sabtu kemarin selepas kuliah jalan sama temen-temen kampus nonton hantu ambulance. Lumayan banyak temen yang bisa jalan waktu itu, ada numan, suryo, shiva, rakhmat, yandra, pinal, dan mawar :">. Rencana awal mo nonton extra large, cuman kata numan filmnya kurang bagus. Jadi ya kita cari alternatif lain, dan pilihannya nonton hantu ambulance, yang kondisinya saat itu kita bersusah payah memaksa mawar untuk nonton film tersebut :P.
Filmnya cukup garing, plotnya brantakan dan kayaknya alurnya juga kurang jelas, dan banyak hal-hal yang terhitung aneh untuk di jadikan alur cerita, seperti memaksa gitu. Kondisi paling gak enak itu pas film di tengah-tengah pemutaran berhenti!.
Ternyata yang menyebabkan berhenti adalah si pengantar filmnya mengalami kecelakaan. Sempet kepikir, kenapa perlu pengantar film sih ? Apa jangan-jangan film janji joni itu memang kenyataan sebuah theater yang di filmkan ? secara dalam film janji joni itu si joni bertugas sebagai pengantar film.
Selepas film selesai, mau gak mau harus antar mawar ke bogor, karena dia rumahnya cukup jauh dan waktu setempat menunjukan pukul 21:30 yang di rasa cukup malam buat cewek seperti mawar. Mampir dulu ke kontrakan ambil jaket terus langsung melaju ke bogor. Dekat-dekat rumah mawar agak gerimis. Sempet kepikiran "Waduh gimana nanti nih pulangnya?" tapi ternyata gerimis ga makan waktu lama. Gerimis berhenti langsug meluncur pulang ke depok.
Rencananya minggu depan kalo di depok film ayat-ayat cinta sudah tayang pengen nonton lagi :D
image from: 21cineplex.com
Ada banyak temen gue yang sekarang sudah berkeluarga, bahkan sebagian sudah punya momongan. tapi entah apakah mereka bahagia atau tidak. Mungkin banyak yang terlihat bahagia, tapi entah apakah kebahagiannya itu cuman di mata orang lain apa bukan.
Biasanya kendala yang di alami keluarga itu adalah masalah duit. Banyak teman-teman cowok yang beranggapan duit harus tetap mereka pegang, istri mereka jatah saja uangnya, dan memang ego kelaki-lakian sering keluar pada saat itu dan beranggapan bahwa mereka bukan suami-suami takut istri, tapi terkadang mereka itu gak sadar kalau mereka tipe dari orang-orang yang boros.
Ada juga istri yang menganggap kalo suami wajib menyerahkan semua uang hasil jerih payahnya ke istri, karena istri yang berhak ngejatah sang suami, selain buat mencegah terjadi perselingkuhan, si istri sendiri merasa bahwa mereka lebih pandai nyimpen duit di bandingkan sang suami. padahal terkadang kalo udah yang namanya "shoping" sang istrilah yang lebih pintar menghabiskan uang di bandingkan si suami.
jadi baiknya gimana dunk ngatur duit dalam sebuah keluarga ?
Biasanya kendala yang di alami keluarga itu adalah masalah duit. Banyak teman-teman cowok yang beranggapan duit harus tetap mereka pegang, istri mereka jatah saja uangnya, dan memang ego kelaki-lakian sering keluar pada saat itu dan beranggapan bahwa mereka bukan suami-suami takut istri, tapi terkadang mereka itu gak sadar kalau mereka tipe dari orang-orang yang boros.
Ada juga istri yang menganggap kalo suami wajib menyerahkan semua uang hasil jerih payahnya ke istri, karena istri yang berhak ngejatah sang suami, selain buat mencegah terjadi perselingkuhan, si istri sendiri merasa bahwa mereka lebih pandai nyimpen duit di bandingkan sang suami. padahal terkadang kalo udah yang namanya "shoping" sang istrilah yang lebih pintar menghabiskan uang di bandingkan si suami.
jadi baiknya gimana dunk ngatur duit dalam sebuah keluarga ?
sudah lama ga posting, walaupun gak ada yang merindukan setiap tulisan
gue tapi koq kayaknya berasa aneh juga yah ga posting berbulan-bulan.
terakhir posting tertulis bulan november 2007 dan sekarang sudah akhir
februari 2008! wow lumayan lama juga.
banyak kejadian-kejadian yang terjadi ketika itu seperti tahun baru yang di ramein di kontrakan bersama tetangga-tetangga, jemput nyokap pulang haji, lulus ujian CCENT (640-822, ICND I) dengan score 909, sakit mencret dan dugaan mag, masuk kuliah lagi, sampe ke rencana gue untuk cari tempat kerja baru.
yang cukup bikin stress gue adalah nunggu panggilan kapan penandatanganan kontrak kerjanya dan itu bikin jadi pertanyaan besar "sebenarnya gue keterima apa nggak sih?"
banyak kejadian-kejadian yang terjadi ketika itu seperti tahun baru yang di ramein di kontrakan bersama tetangga-tetangga, jemput nyokap pulang haji, lulus ujian CCENT (640-822, ICND I) dengan score 909, sakit mencret dan dugaan mag, masuk kuliah lagi, sampe ke rencana gue untuk cari tempat kerja baru.
yang cukup bikin stress gue adalah nunggu panggilan kapan penandatanganan kontrak kerjanya dan itu bikin jadi pertanyaan besar "sebenarnya gue keterima apa nggak sih?"
Continue reading back.



