Poetry: January 2004 Archives
dalam kesunyian aku terpana
dalam keramaian aku terbisu
dalam kehangatan aku menangis
dalam kebekuan aku terhanyut
entah kapan relung ini kan terisi
entah kapan luka ini kan terobati
entah kapan kepedihan ini akan sirna
entah kapan airmata ini kan di seka
ada dan tiada bukan suatu hal yang nyata
ada dan tiada hanya terasa di hati
ada dan tiada akan sirna semuanya
ada dan tiada hanya khayalan
Coretan yang pucat
Jauh lebih berharga
daripada pahatan yang tegas
di relung hati



